Gubsu SYAMSUL ARIFIN SE

Gubernur Rakyat Sumatera Utara 2008-2013

Gubsu pertanyakan pemadaman bergilir

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Februari 9, 2010

MEDAN – Gubsu, Syamsul Arifin, mempertanyakan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Sumut kepada direktur utama PT PLN, Dahlan Iskan.

“Hal itu ditanyakan gubsu saat berdialog dengan, Dahlan Iskan, pada kesempatan di rapat koordinasi di Cipanas pekan lalu,” ujar Kadis Kominfo Sumut, Eddy Syofian, tadi malam.

Kepada Dahlan Iskan, katanya, gubsu berharap agar pihak PLN mengerahkan segala daya, dan upaya untuk memenuhi harapan masyarakat agar byar-pet dapat ditanggulangi segera, dan kerusakan pembangkit di Sicanang Belawan yang dilaporkan pihak PLN Sumut tersebut segera diatasi.

“Dalam hal ini Pemprovsu siap memberikan bantuan sebatas kewenangan yang ada padanya,” katanya.

Dahlan Iskan, katanya,  mengemukakan kondisi kelistrikan ini berlaku secara nasional, meski Sumut diisyratakan memang perlu perhatian lebih sungguh-sungguh dan diharapkan setelah interkoneksi pembangkit-pembangkit baru terlaksana secara bertahap permasalahan dapat diatasi.

“Kita dapat memaklumi kondisi ini. Namun, kita mendesak agar pihak PLN lebih serius memperbaiki kerusakan tersebut dengan mengerahkan segenap kemampuan yang ada agar sistem kelistrikan Sumut ini tidak terlalu terganggu dan ‘byar-pet’ segera teratasi,” tegasnya menirukan gubsu.

Sebelumnya, gubsu juga telah mengingatkan pihak PLN Sumut agar benar-benar komit terhadap program, dan schedule sistem koneksi pembangkit-pembangkit baru, yang sudah dapat beroperasi seperti, PLTA Asahan I berkapasitas 180 MW dan PLTG Sicanang 100 MW dapat segera masuk ke dalam sistem jaringan pada bulan April 2010.

Gubsu mengakui, kendati beberapa pembangkit baru tersebut sudah masuk ke dalam sistem koneksi namun jaringan kelistrikan Sumut akan stabil apabila PLTGU Belawan juga tidak mengalami gangguan. Karena itu Gubsu mengingatkan agar PLN benar-benar memelihara dan memperbaiki sistem di PLTGU Belawan.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Pemkab Batubara rekrut 881 CPNS

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Oktober 14, 2009

LIMAPULUH – Pemkab Batubara merekrut 881 CPNS formasi 2009 yang direncanakan Oktober, namun untuk lulusan SMA tidak ada.

‘’Namun jadwal pelaksanaan secara teknis belum dapat dipastikan dan masih menunggu turunnya instruksi lebih lanjut dari Pemerintah Pusat melalui kantor Gubsu,’’ sebut sumber Waspada, tadi malam.

881 CPNS meliputi 73 tenaga umum, 475 teknis, 220 kesehatan, 178 guru dan 8 sekretaris desa (Sekdes) dengan tingkat kelulusan SMK, S1 dan D3.

‘’Sedangkan lulusan SMA tidak ada meskipun Pemkab telah berupaya untuk menempatkannya pada penerimaan CPNS tersebut,’’ kata sumber.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Gubsu: Bagi hasil sektor perkebunan harus diperjuangkan

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Oktober 14, 2009

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, mengajak 18 gubernur di Indonesia untuk secara bersama-sama memperjuangkan bagi hasil sektor perkebunan, guna mempercepat pembangunan daerah.

“Bagi hasil sektor perkebunan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah digagas sejak tahun 1991, dan bahkan telah pernah disampaikan kepada menteri Keuangan dan menteri Dalam Negeri,” katanya kepada Waspada Online, malam ini.

Dikatakan, bagi hasil sektor perkebunan sangat dibutuhkan daerah-daerah yang memiliki lahan perkebunan. Selain menyediakan lahan untuk perkebunan itu sendiri, Pemda juga harus menyediakan inftrastruktur termasuk akses jalan bagi kelancaran pemasaran produk perkebunan.

“Sumut contohnya, yang memiliki PAD sebesar Rp3,24 triliun, sementara bagi hasil yang diterima dari pemerintah pusat hanya Rp317,36 miliar saja,” sebutnya.

Padahal, menurutnya, pada tahun 2007 di Sumut terdapat 1,09 juta hektar lahan perkebunan sawit, dimana sekitar 1,7 juta ton produksinya diekspor. Dari pajak ekspor pemerintah pusat meraih pemasukan hingga Rp1,7 triliun pada tahun itu.

“Jika diakumulasikan sejak tahun 2001, pajak ekspor dari sektor perkebunan Sumut mencapai Rp11,23 triliun. Bagi hasil dari pajak ekspor itu tentu akan sangat bermanfaat bagi kita untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak,” katanya.

Karenanya, Gubsu mengajak 18 gubernur yang memiliki lahan perkebunan, untuk terus berjuang sampai pemerintah pusat memberlakukan pola bagi hasil yang wajar untuk sektor perkebunan.

Ke-19 provinsi yang memiliki lahan perkebunan di Indonesia masing-masing, Aceh, Sumut, Riau, Sumsel, Sumbar, Jambi, Lampung, Bengkulu, Babel, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Kalteng, Jatim, Jateng, Jabar, Sulteng, Sultra dan Papua.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Kedatangan Miss Universe tempatkan Sumut di peta dunia

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Oktober 12, 2009

MEDAN – Usai Pesta Danau Toba, Minggu (11/10), yang dinilai berjalan sukses oleh Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Utara, Nurlisa Ginting, Sumatera Utara ternyata masih dilirik dunia sebagai wilayah yang memiliki berbagai keunikan suku dan budayanya.

Terbukti, kedatangan Miss Universe 2009, Stefania Fernandez, bersama Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, yang juga didampingi oleh Puteri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar, dinilai sangat berpengaruh kepada citra Indonesia di mata dunia.

“Kita sangat beruntung dikunjungi ikon dunia seperti Miss Universe. Dengan begitu, kota Medan masuk dalam peta dunia dan sekaligus menjadi ajang promosi kita di dunia. Hal ini juga menunjukkan bahwa Medan itu aman,” tegasnya, kepada Waspada Online, tadi pagi.

Saat ini sendiri, tambah Nurlisa, Indonesia memang sering menjadi perhatian dunia. Sayangnya, perhatian tersebut lebih banyak datang karena berbagai hal negatif yang menimpa Indonesia.

“Karenanya, dengan kedatangan Miss Universe, adalah suatu bentuk kepercayaan sendiri bagi dunia bahwa Indonesia, khususnya Sumatera Utara, adalah tempat yang aman. Aman serta menyimpan begitu banyak potensi pariwisata,” jelasnya.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Gubsu sambut Miss Universe dan Puteri Indonesia

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Oktober 12, 2009

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin, pagi ini, menyambut kedatangan Miss Universe 2009, Stefania Fernandez, dan Puteri Indonesia 2009, Qory Sandioriva, di rumah dinas Gubsu di Jalan Sudirman No 41 Medan. Kedatangan mereka ke Sumatera Utara sendiri adalah merupakan bagian dari kunjungan mereka ke beberapa kota di Indonesia.

Acara penyambutan sendiri juga dihadiri oleh istri Gubernur Sumatera Utara, Fatimah Habibie, putri Gubsu, Beby Arbiana, walikota Medan, Rahudman Harahap, pemimpin redaksi Waspada Online, Avian E Tumengkol, serta beberapa jajaran staf Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.

Sesi penyambutan, yang dibawakan oleh Bob Tutupoly, diisi dengan penampilan tari-tarian daerah serta pertunjukan beberapa kesenian dan budaya khas Sumatera Utara. Gubsu dalam pernyataannya mengungkapkan, kedatangan Miss Universe ke Sumatera Utara merupakan suatu bukti bahwa Indonesia tetap mendapat kepercayaan dari publik dunia mengenai stabilitas keamanannya.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Ini merupakan bukti bahwa Indonesia adalah wilayah yang aman,” ujar Syamsul Arifin, kepada Waspada Online.

Karena padatnya jadwal kegiatan Miss Universe dan rombongan di Sumatera Utara, acara kunjungan kehormatan ke rumah dinas Gubsu ini sendiri hanya berlangsung singkat. Stefania Fernandez dan Qory Sandioriva langsung bertolak ke acara berikutnya.miss

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Masyarakat Melayu harus berbuat untuk T.Tinggi

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juli 24, 2009

TEBING TINGGI – Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia, Syamsul Arifin, bergelar Datuk Lelawangsa Sri Hidayatullah berpesan agar masyarakat Melayu berbuat untuk kemajuan Kota Tebing Tinggi.

“Kota ini strategis, karena itu dibutuhkan peran Melayu dalam berbagai bidang untuk kemajuan Tebing Tinggi,” katanya, tadi pagi.

Dikatakan Syamsul yang juga gubernur Sumut, etnis Melayu itu merupakan etnis besar di negeri ini, karena keberadaan Melayu mulai dari Aceh hingga Ternate. Melayu juga bukan semata etnis tapi merupakan resam.

Di mana setiap etnis lain yang telah mengikuti adat kebiasaan Melayu, maka bisa dipandang sebagai Melayu. Itu sebabnya, kata Gubsu, etnis Karo itu Melayu, demikian juga dengan Tapsel, juga Phakpak Bharat.

Gubsu juga menyatakan di hadapan sekira 500 an undangan, masyarakat Melayu harus berbuat. Artinya, orang Melayu harus memberi dan semestinya tidak meminta.

“Rasulullah itu tangannya selalu berada di atas dan tidak di bawah. Jadi Melayu itu mestinya demikian,” tegas Syamsul, yang baru mendapatkan gelar Datu’ Seri dari Kerajaan Penang, Malaysia.

Sebelumnya Ketua PD MABMI kota Tebing Tinggi H. Irham Taufik Umri, menyatakan ada tiga cirri yang melekat dalam karakter orang Melayu, yakni beragama Islam, beradat istiadat Melayu dan berbahasa Melayu.

Berdasarkan karakter itu, ciri-ciri negatif orang Melayu dahulu seperti, perajuk, pemalas dan pengamuk, harus dihilangkan dan digantik dengan sikap kreatif, etos kerja, pembaharu dan rasa ingin maju. Sedangkan agama Islam harus diemban secara totalitas dan keseluruhan.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Mega Nostalgia, SBY Prestasi, JK Evaluasi

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juni 26, 2009

Jakarta – Debat capres kedua dinilai lebih menarik daripada debat capres perdana. Dalam debat kali ini, Megawati Soekarnoputri terkesan nostalgia, Susilo Bambang Yudhoyono lebih menekankan pencapaian pemerintahannya, dan Jusuf Kalla mengevaluasi kebijakan pemerintahan.

“Malam ini adalah malam SBY-JK, kalau Mega hanya penonton,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Bima Arya Sugiarto, usai debat capres di studio Metro TV, Jakarta, Kamis (25/6)

Menurut dia, debat kali ini lebih menarik dari pada debat sebelumnya. Sebab, ada gagasan, retorika dan politik. “Yang istimewea adalah SBY meladeni serangan,” cetusnya.

Isu-isu yang ditampilkan malam ini, tutur dia, adalah isu-isu berat. Di antaranya, isu kebijakan impor serta perlindungan produk dalam negeri yang oleh JK dikemas denga mi instan sesuai iklan kampanye SBY. Namun, SBY tak mau kalah menangapi dengan taktis dan lugas.

“Bahwa mi instan yang saya (SBY) makan dari singkong,” terang Bima meniru perkataan SBY.

Yang menarik dari debat tersebut, papar Bima, hanya SBY dan JK. Jika JK lebih terlihat santai, rileks, dan lucu, SBY pun terlihat keluar dari gayanya. Sementara Mega masih beorientasi pada kepemimpinannya. “JK evaluatif, SBY lebih kepada pencapaiannya, dan Ibu Mega nostalgia,” pungkasnya

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

JK: Kredit Bank Utamakan Wanita

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juni 26, 2009

INILAH.COM, Jakarta – Calon presiden Jusuf Kalla menjanjikan kehidupan yang layak bagi perempuan. Salah satunya adalah meminta pihak bank untuk mengutamakan kredit untuk perempuan.

“Saya akan minta bank seperti BRI untuk lebih utamakan kredit kepada perempuan dan perempuan harus dipercaya,” kata capres JK menjawab pertanyaan dari moderator Aviliani yaitu bagaimanan cara meningkatkan pendapatan orang miskin, cara meningkatkan peran wanita dan cara mengatasi masalah pemukiman kumuh dengan tema pengentasan kemiskinan dan pengangguran dalam acara debat yang diselenggarakan KPU di studio Metro TV, Kamis (25/6).

JK menyatakan bahwa peranan wanita bukan hanya seremoni, sehingga dirinya setuju bahwa apabila perempuan duduk di pemerintahan, maka lebih aman daripada laki-laki.

Untuk mengatasi kemiskinan, JK menyatakan bahwa 2015 artinya angka kemiskinan harus turunkan itu paling sedikit 1 persen setahun dengan pertumbuhan 8 persen. “Itu artinya kemiskinan tutun 1,5 persen per tahun,” ujarnya.

Selain itu untuk mengatasi permasalah di rumah susun, JK mengatakan kalau rumah susun harus dibuat yang sehat. “Sehingga rakyat bisa hidup dengan sehat,” pungkasnya. [mvi/ana]

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Aviliani: Saya Dilarang Mendebat Capres

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juni 26, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam menjalankan tugasnya sebagai moderator debat capres tadi malam, Aviliani mengaku mendapat larangan dari salah satu tim sukses capres/cawapres untuk mendebat para kandidat tersebut.

“Dari KPU memberikan kelonggaran yang seluas-luasnya, dari tim sukses yang melarang saya. Larangan itu berasal dari salah satu tim sukses, yang lainnya mempersilakan saja,” ujar dia di Jakarta, Jumat (26/6).

Alasan mereka, lanjut Aviliani, ditakutkan moderator berpihak kepada salah satu capres. “Bisa juga mereka khawatir kalau moderator terlalu mendebat dan capres tersebut tidak bisa menjawab, pamor capres tersebut akan turun,” tuturnya.

Hal tersebut sebenarnya telah ia siasati dengan memaparkan data-data dan angka pada awal acara. Namun, menurutnya, taktik tersebut kurang berhasil karena jawaban para capres terlalu sistematik dan tidak berani menyebutkan angka.

Ia juga merasa kurang puas dengan performa pada kandidat tadi malam. Menurutnya, ketiga capres tidak memberikan pemaparan program mereka untuk masa depan. “Mereka hanya menjelaskan keberhasilan yang telah dicapai pada masa lalu. Jawaban mereka juga terlalu berhati-hati, padahal 15 menit sebelum acara dimulai sudah saya briefing agar jawaban mereka to the point saja,” katanya.

Lebih jauh Aviliani berpendapat, kehati-hatian para capres bisa juga disebakan karena mereka takut salah ucap. “Mereka juga takut pada penilaian orang timur, yang akan beranggapan buruk pada orang yang terlalu mendebat,” ujar dia.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Citra SBY Vs Kerja Keras JK

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juni 18, 2009

Menilik ’serangan udara’ yang dilakukan tim sukses para capres semenjak dimulainya gong kampanye, masyarakat makin sering disuguhi berbagai iklan yang beragam. Padahal masyarakat sebelumnya sudah ‘kekenyangan’ melihat iklan untuk pemilihan legislatif, baik iklan parpol, caleg, maupun pimpinan parpol.

Sekarang, mau tidak mau dan suka tidak suka, masyarakat harus mengkonsumsinya karena hampir tidak ada stasiun televisi nasional yang tidak menampilkan iklan peserta hajatan nasional berupa Pilpres 2009.

Setiap iklan pasti ada pesan dan misi yang ingin disampaikan kepada konsumen (masyarakat). Pesan yang ditangkap oleh masyarakat adalah tergantung pada konten, kemasan dari iklan tersebut, serta daya tangkap masyarakat.

Iklan dengan konten yang bagus namun kemasan kurang menarik, maka pesan tidak akan tertangkap utuh. Konten dan kemasan iklan bagus namun daya tangkap masyarakat tidak dapat menjangkaunya maka misi dan pesan iklan tersebut pun tidak tersampaikan secara penuh.

Pesan sederhana yang tertangkap dari seliweran iklan capres di hampir setiap jeda dan commercial break adalah adanya perbedaan karakter iklan yang mencolok antar kandidat, setidaknya antara dua peserta pilpres yang sampai saat ini masih menjadi satu tim di pemerintahan.

Tim sukses SBY semenjak awal memang dominan pada strategi pencitraan personal. SBY di eksplorasi sedemikian rupa mulai dari iklan 100 orang berpengaruh, keluarga, hingga ‘jingle Indomie’. Sehingga yang ingin ditampilkan adalah personal SBY yang penuh pesona.

Sementara kompetitornya sedikit melakukan diferensiasi, iklan-iklan yang ditampilkan menunjukkan suatu semangat, dinamis, dan kerja keras. Dari personal JK yang jika berbicara memang selalu menunjukkan antusias, lincah, dan penuh energi, maka kesan yang tertangkap JK adalah pekerja keras.

Selain itu, politik atau strategi pencitraan adalah bagaimana membuat image, sehingga tak ubahnya seperti make up. Kelihatan terlalu sempurna, di-set up, formal, dan kaku. Image itu muncul sejak pertama kali SBY mendeklarasikan pencalonannya bersama Boediono. Sabuga di-set up ala latar kampanye Obama.

Peserta di atur agar membawa poster-poster dukungan SBY. Sementara JK yang mendeklarikasikan di Tugu Proklamasi, terkesan sangat sederhana, simpel, dan apa adanya. Dalam iklan yang di-release ke media-media, walau tidak lepas dari set up, namun kesan natural dan apa adanya selalu melekat pada JK.

Sejauh ini, itulah kesan yang tertangkap dari perang udara para capres di media. Apakah konsumen akan memilih berdasar citra atau kerja keras? Make up atau natural? Biarlah jawaban itu menjadi rahasia bersama yang akan terungkap pada 8 Juli mendatang.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »