Gubsu SYAMSUL ARIFIN SE

Gubernur Rakyat Sumatera Utara 2008-2013

Arsip untuk Mei, 2008

H Syamsul Arifin: Perbanyak Iqra’ Dengan Mata Dan Hati

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 29, 2008

BABUSSALAM) - Bupati Langkat H Syamsul Arifin SE mengajak jamaah thariqat naqsyabandiyah untuk senantiasa berdoa sehingga masyarakat Sumatera Utara terhindar dari segala bala bencana.

Jadikan momentum HUL Tuan Guru Babussalam sebagai sarana musyawarah dan silaturahmi guna meningkatkan pengembangan dan pengamalan thariqat baik di tengah jamaah maupun masyarakat.

Khusus untuk masyarakat Langkat, H Syamsul Arifin yang tidak lama lagi mengakhiri jabatannya sebagai Bupati Langkat diimbau untuk memilih pemimpin sebagai pengganti dirinya yang mampu melaksanakan amanah serta mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bukan kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.

Marilah kita bersama berdoa, agar Allah memelihara bumi Langkat Berseri dan tidak menyerahkan negeri ini kepada pemimpin yang tamak kekuasaan, tegas Syamsul Arifin mengawali sambutannya pada acara puncak HUL Ke-84 Tuan Guru Babussalam Syekh Abdul Wahab Rokan Al Khalidi Naqsyabandi yang berlangsung di Madrasah Besar Babussalam Kec. Padangtualang, Langkat , Selasa (27/5).

Pada bagian lain H Syamsul Arifin yang juga Gubsu terpilih itu mengajak masyarakat untuk memperbanyak iqra’ (membaca) terhadap setiap perkembangan yang terjadi. Iqra’ tidak hanya dengan mata, tetapi juga dengan hati, pikiran dan jiwa agar tidak tergilas dengan perkembangan itu sendiri.

Dalam kesempatan itu Khalifah H Abdul Hakim membacakan riwayat singkat Syekh Abdul Wahab Rokan.

Sebelumnya Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani menyampaikan pernyataan maaf kepada seluruh jamaah dan undangan, karena tidak mampu memberikan tempat layak. Banyak jamaah yang hadir pada tahun ini, terutama jamaah suluk, rumah-rumah suluk yang ada tidak mampu menampungnya sehinga terpaksa ditampung di rumah-rumah penduduk dan tenda-tenda darurat.

Peringatan Hul juga ditandai dengan penyerahan SK Mursid selaku pemimpin rumah suluk masing-masing untuk Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir Riau, rumah suluk Besilam Baru Kecamatan Sungaisembilan Dumai dan rumah suluk Telaga Suka Kecamatan Panai Tengah, Labuhan Batu. (a01/a38)
(wns)

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Syamsul Arifin: “Kemarin Ijazah Palsu, Saya Bahkan Diberitakan Diciduk KPK”

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 26, 2008

Medan
Gubernur Sumut terpilih H Syamsul Arifin SE mengatakan, sebagai hamba ber-Tuhan dan jalan hidupnya diaturNya, semua yang dihadapinya, baik hal positif maupun semipositif bahkan negatif, diserahkan pada Sang Pencipta. “Kemarin ramai-ramai (dituduh) ijazah palsu. Saya bahkan diberitakan diciduk KPK. Saking ramainya berita miring, seorang bapak, jenderal polisi di Jakarta mengkonfirmasi langsung pada saya tentang kabar itu. Saya pasrah karena tidak tahu asal-muasal kabar tersebut,” ujar Syamsul Arifin dengan mimik serius di hadapan ratusan warga usai menikmati makanan cepat saji Quality Medan Fried Chiken (Q-MFC) di Jalan Pinang Baris, Medan, Minggu (25/5) petang. Saat itu Q-MFC —cabang ketiga usahawan pribumi asli Rahmatsyah dan Bob Nasution yang sahabat Syamsul Arifin— digelar makan gratis bersama ibu pengajian, anak jalanan, anak dari panti asuhan dan warga sekitar Kampung Lalang. Di acara itu hadir sejumlah penggiat UKM termasuk Gubenur LIRA Sumut Drs H Halomoan Sitompul MM yang minta pemerintah melindungi UKM dengan cara memberi fasilitas, seperti peringanan pajak.
Oleh kaum ibu, Syamsul Arifin diminta bernyanyi tapi Gubsu terpilih menambahinya dengan mengurai selentingan yang ditimpakan padanya. “Apa yang saya lakukan selama ini (dengan adanya berita miring itu) ikhlas-ikhlas saja. Saya jadi pejabat pun ingin mengabdi, bukan untuk menumpuk harta. Saya tidak tahu sampai berapa lama hidup saya, karenanya saya ingin hidup selamat dunia akhirat,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, setelah pengumuman KPUD Sumut tentang hasil Pilkadasu 16 April 2008 di mana pasangan Syamsul Arifin- Gatot Pujonugroho memenangi pesta demokrasi tersebut, kabar miring pada Syamsul Arifin terus berseliweran. Bahkan pada pembukaan Musprov XI Pemuda / KNPI Sumut di Asrama Haji Pangkalan Masyhur (23/5) beredar kabar, usai pesta demokrasi pemuda itu, Syamsul Arifin bakal diciduk KPK. “Ya, usai saya memberi sambutan di KNPI, masuk telepon dari bapak, seorang jenderal polisi menanyai itu (diciduk KPK). Katanya, kabar itu dapat dari SMS. Saya pun dapat SMS (isinya) sama,” tandasnya.
Syamsul Arifin kemudian bercerita soal Pilkadasu yang memunculkan tudingan miring mengenai jumlah suara yang diperolehnya. Ia membantah melakukan penggelembungan hingga memenangi Pilgubsu tersebut. Katanya, bagaimana melakukan kecurangan karena di TPS ada saksi dari kelompok lain yang jumlahnya jauh lebih banyak dari saksi pihak Syamsul Arifin. Karenanya Syamsul Arifin menyerahkan pada Allah SWT, proses ketatanegaraan dan masyarakat. “Yang di sini ini memilih saya, tidak? Ingat wajah saya, kan?” ujarnya dan disambut warga ‘memilih’. “Sudah, karena Pilkadasu sudah selesai, jangan ada lagi blok-blokan bahkan es-ke-te,” tandas Syamsul Arifin yang disambut tawa.
Mengenai Quality Medan Fried Chiken (Q-MFC) yang dikelola Rahmatsyah dan Bob Nasution, Syamsul Arifin bilang semua pihak harus mendukung karena membuka lapangan kerja dan mendukung usaha kecil mikro dan menengah. “Mereka-mereka inilah pahlawan karena mampu menyerap tenaga kerja,” tutupnya.
Rahmatsyah dan Bob Nasution mengatakan, usahanya dimaksudkan memberdayakan masyarakat ekonomi bawah dan murni digerakkan warga pribumi. “Kami menekankan kata pribumi karena menyangkut makanan yang terkait dengan ribuan warga, mulai tenaga kerja, bahan baku sajian hingga turunannya,” ujar Bob Nasution.
Di tempat yang sama, Gubenur LIRA Sumut Drs H Halomoan Sitompul MM meminta pemerintah melakukan langkah populis pasca kenaikan harga BBM. Katanya, kenaikan harga BBM menimbulkan kenaikan cost yang membuat usaha menaikkan harga outputnya. “Pemerintah harus melindungi UKM misalnya membuka market baru, keringanan tax dan perlindungan keamanan,” tandasnya sambil meminta jika pengusaha masih untung tipis tidak menaikkan barang dagangannya, lebih baik tidak dinaikkan kaena dapat mengakibatkan dagangan tidak laku.
Halomoan Sitompul yang kini fokus pada investasi dan dunia usaha itu mengatakan, program BLT bagus tapi kurang memandirikan. “Sekarang, pemerintah harus melindungi sektor UKM yang padat karya karena memberi solusi sedikit pada penyerapan tenaga kerja,” harap Halomoan Sitompul sambil mengatakan perbankan pun harus seirama dengan memberi kredit bunga murah bahkan mungkin nol persen untuk maksud menggerakkan UKM. “Untuk apa DPK (dana pihak ketiga) dan uang tidur di perbankan Sumut sampai (sesuai hitungan tahun akhir 2007) Rp6,5 triliun kalau tidak digerakkan,” protes Halomoan Sitompul.
Untuk gubernur terpilih Syamsul Arifin, Halomon Sitompul menyarankan agar wewenang dan otoritasnya sebagai perwakilan pemerintah pusat di Sumut dimaksimalkan dengan menjaga pasar dan kondusivitas kesejahteraan masyarakat. “Gubsu punya wewenang menggunakan uang di Bank Sumut dan menghimpun perbankan nasional untuk memajukan UKM. Pak Syamsul kan lahir dari kalangan UKM yang pasti komit dan punya empathi tinggi menggerakkan sektor riil dengan nurani kerakyatan bermuara kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya,” tutup Halomoan Sitompul. (r10/o)

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

PONPES Akan Lebih Baik Dibawah kepemimpinan Bang Syamsul

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 24, 2008

Ponpes Darul Arafah Milad Ke-23

Perwakilan Pimpinan Pondok Pesantran (Ponpes) Gontor Ponorogo KH Syamsul Hadi Abdan BA meyakini, pembinaan ponpes di Sumut akan jauh lebih baik di bawah kepemimpinan H Syamsul Arifin SE – Gatot Pujo Nugroho ST.

Karena pemenang Pilkada Sumut yang diusung koalisi 11 parpol tersebut memiliki komitmen yang jelas terhadap pendidikan berbasis agama.

KH Syamsul Hadi menyampaikan hal tersebut di hadapan Gubsu terpilih H Syamsul Arifin SE dan Wagubsu terpilih Gatot Pujo Nugroho ST dalam wejangannya pada acara peringatan milad ke-23 Ponpes Darul Arafah sekaligus syukuran kemenangan Syampurno di aula Ponpes Darul Arafah Lau Bakeri Deliserdang, Rabu (21/5).

Turut menghadiri, pimpinan ponpes Ibadurrahman Kutai Kaltim Dr KH Alwan Syahputra MA, Konsul Jepang Shigeya Aoyama, Konjen Kehormatan Turki DR H Rahmad Shah, Pemangku adat Kesultanan Langkat Drs H Azwar Azis, Adpel Utama Pelabuhan Belawan Jimmi Abu Bakar, penasihat Ponpes Darul Arafah Prof Dr H Marjuni Rangkuti MA, anggota DPRD Sumut yang juga alumni Ponpes darul Arafah Drs H Yulizar Parlagutan Lubis dan undangan lainnya.

Keyakinan sama disampaikan pula oleh Ketua Umum MUI Sumut Prof Dr H Abdullah Syah MA dan Pendiri Ponpes Darul Arafah, H Naga Lubis. Abdullah atas nama MUI Sumut juga menyampaikan penghargaan dan kesyukuran, karena kemenangan Syampurno dapat diartikan sebagai kemenangan umat Islam Sumut.

Menanggapi komitmen dan tekad yang disampaikan H Naga Lubis, Abdullah Syah yang guru besar IAIN Sumut ini menyatakan Darul Arafah yang merupakan salah satu dari 211 ponpes binaan Ponpes Modern Gontor ini Insya Allah akan berhasil menjadi ponpes terbesar di luar pulau Jawa.

Sementara Kapolda Sumut yang diwakili Kabiro Logistik Polda Sumut Kombes Pol Drs Deni Iswoko MM menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sumut, khususnya jajaran ponpes yang telah berpartisipasi aktif memelihara kerukunan dan ketenteraman, sehingga Pilkada Sumut berjalan tanpa adanya pergesekan.

Saling Doa

Gubsu terpilih Syamsul Arifin dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada orangtua angkatnya, H Naga Lubis berserta jajaran Ponpen Darul Arafah yang telah mendoakannya dengan ikhlas, sehingga Allah memperkenankan dia bersama Gatot menjadi pemenang Pilkada Sumut. Salah satu bentuk doa adalah pelaksanaan zikir akbar beberapa hari sebelum hari pemungutan suara.

Terhadap sanak keluarga dan santri H Naga Lubis, Bupati Langkat dua periode ini berpesan, hendaknya senantiasa mensyukuri keberadaan orangtuanya yang walaupun berasal dari kampung dan tidak punya titel kesarjanaan, namun tetap konsisten menjadi pejuang penyelenggaraan pendidikan berbasis agama di tengah-tengah zaman kezaliman yang merajalela.

Syukur menurut Syamsul, dapat diwujudkan dengan menunjukan eksistensi Darul Arafah yang sedang diperjuangkan pendirinya menjadi ponpes terbesar di luar Pulau Jawa, dalam melaksanakan program Syampurno, yakni bagaimana rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan memiliki masa depan.

Untuk menghibur ribuan peserta milad yang mengelukannya, Syamsul Arifin berkenan menembangkan dua buah lagu yakni Selimut Putih dan Suara Azan dalam iringan Orkes El Suraya Medan yang didirikan alm H Ahmad Baki.

Ditulis dalam Tidak terkategori | 1 Komentar »

Siapa Pengganti SYAMSUL ARIFIN di Langkat?

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 10, 2008

Drs H Asrin Naim paling populer dan sangat diandalkan

Dukungan buat Drs H Asrin Naim yang sekarang ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Langkat, terus mengalir, dan seakan tidak bisa terbendung, untuk dicalonkan menjadi Bupati Langkat priode 2009-2014. Dukungan tersebut menguatkan betapa masyarakat di bumi Langkat ini, sangat berharap dengan figure yang satu ini, untuk memimpin mereka, dan ini membuktikan masyarakat sekarang ini merindukan pemimpin, yang benar-benar bisa mengangkat harkat dan martabat mereka. Seperti yang diungkapkan Pardiono, warga masyarakat Kota Lama di Musolla Ar Rahman, ketika calon Bupati Langkat ini, yang juga merupakan Ketua Umum Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia Kabupaten Langkat, diundang mereka untuk datang bertatap muka. “Kami sudah lama menantikan kedatangan ini, dan sekalu pemimpin yang sudah cukup kami kenal, tentu kami sangat berharap beliau nantinya dapat dipilih menjadi Bupati Langkat, dan kami siap memenangkan beliau,” ujarnya dihadapan 350 warga masyarakat yang memadati tempat pertemuan tersebut. Dukungan ini tidak main-main kami berikan, karena kami sangat mengenal sekali figure yang satu ini. Apalagi dengan kesederhanaannya, mudah ditemui, mudah berkomunikasi, dan dengan dengan rakyat, pemimpin yang seperti itu yang kami dambakan, katanya. Sementara itu pula dukungan yang sama juga diberikan warga Kecamatan Selesai buat Asrin Naim, yang juga merupakan mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Langkat ini, ketika melakukan pertemuan dengan kalangan masyarakat disana. Hal itu diungkapkan Gustawan langsung kepada calon Bupati yang menemui mereka. “Bukti Asrin Naim, begitu lekat dihati rakyat, sekarang banyak rakyat yang ingin mnemuinya untuk memberikan dukungan agar beliau maju, dan sekaligus siap memenangkannya dalam Pilbub mendatang,” ungkapnya. Kami yakin dan percaya Allah SWT, akan melapangkan jalan beliau untuk menjadi orang nomor satu di Langkat, karena memang figur yang satu ini sangat menonjol ke sosialannya, kedermawanannya, maupun perhatiannya terhadap masyarakat dimanapun berada, katanya pula. Hal yang sama juga diungkapkan warga masyarakat Bahorok, ketika Naim juga diundang masyarakat, untuk mendengarkan pernyataan dan dukungan mereka, sekaligus mencalonkannya menjadi Bupati Langkat priode mendatang. “Tidak main-main, dukungan yang diberikan warga Bahorok ini, berdasarkan survey yang kami lakukan terhadap berbagai calon yang ada, maka pilihan jatuh kepada Drs H Asrin Naim dan itu membutikan tokoh rakyat ini sangat dekat dengan rakyatnya,”.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Menuju Ke Masa Depan

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 10, 2008

Oleh M. Ridwan Lubis

Proses demokrasi telah selesai, rakyat sebagai pemegang kedaulatan telah menjatuhkan putusannya. Bagaimanapun putusannya itulah hasil maksimal yang dapat ditunjukkan masyarakat Sumatera Utara bagi pembangunan daerah ini ke depan. Tantangan ke masa depan sungguh berat dan mengkhawatirkan apakah daerah ini dapat meniti menuju masa depan itu dengan selamat.

Bisa dibayangkan betapa ketertinggalan  pembangunan di Sumatera Utara. Sadar akan ketertinggalan itu, sewaktu almarhum Raja Inal Siregar menjabat Gubernur Sumatera Utara beliau telah mencanangkan tiga program unggulan pembangunan daerah yaitu pertanian, industri, dan pariwisata. Demikian juga almarhum  T. Rizal Nurdin meneruskan kebijakan yang sama di samping karena perkembangan politik sebagai dampak reformasi beliau melihat kohesi sosial menjadi penting sebagai pijakan dalam program pembangunan. Oleh karena itu T. Rizal Nurdin mengembangkan semangat menuju kerukunan yang lebih sistimatis.

Sekarang bagaimana kita menitipkan harapan kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih pada saat mereka nantinya secara resmi menerima estafet tongkat kepemimpinan Sumatera Utara.

Prioritas Pendidikan

Apabila kita melongok ke negara-negara yang sedang berkembang ataupun yang sudah maju, peningkatan kualitas sumber daya insani menjadi agenda utama. Pembangunan adalah menjadikan manusia sebagai subyek dan juga obyek. Oleh karena itu, manusianya harus betul-betul tangguh. Pengertian tangguh adalah di samping naiknya angka partisipasi kasar pada peserta didik, tetapi juga pendidikan itu harus melahirkan manusia yang terdidik secara baik (well educated) bukan cuma sekadar meraih selembar ijazah sebagai sertifikat yang menandakan telah berhasil melewati jenjang pendidikan tertentu. Akan tetapi yang paling penting adalah dengan adanya pendidikan maka manusianya menjadi mandiri dan memiliki kepribadian otonom. Ilmu yang diperoleh di bangku sekolah bukan cuma penguasaan aspek teoritisnya akan tetapi dengan ilmu itu sang peserta didik mampu menghidupi dirinya sendiri.

Untuk itu pola pendidikan kita hendaknya tidak semuanya berorientasi untuk meraih gelar sarjana akan tetapi dengan pendidikan sudah cukup sebagai modal untuk mengembangkan keterampilan. Coba dibayangkan masyarakat kita nun jauh di perdesaan mengerjakan pertanian hampir tidak ada inovasi dari tahun ke tahun kecuali mewarisi pengetahuan yang diajarkan oleh para leluhur mereka. Padahal wilayah pertanian kita yang demikian luas. Pertanian yang hanya mengandalkan pola-pola tradisional tentulah tidak bisa diharapkan akan memberikan hasil yang memadai karena para petani kita belum memperoleh bimbingan yang semestinya untuk menaikkan nilai tambah produksi pertanian mereka.

Perkembangan yang hampir sama terjadi juga di bidang industri. Oleh karena sepinya kemampuan profesionalitas, maka tenaga kerja kita lebih banyak menyandarkan nasibnya kepada perusahaan-perusahaan besar yang tentunya juga sedang menghadapi suasana yang kritis akibat dari gejolak perekonomian global. Cukup menyedihkan, manakala memasuki bulan Mei pada setiap tahunnya kita dihadapkan kepada berbagai unjuk aspirasi yang dilakukan oleh kalangan tenaga kerja kita sebagai akibat akumulasi ketidakpuasan terhadap penghargaan dunia industri dalam memperlakukan karyawannya. Hal ini disebabkan karena tenaga kerja kita belum merasa memiliki rasa percaya diri untuk membuka usaha sendiri mempraktekkan pelatihan keterampilan (vocational training) yang diterima selama di sekolah.

Sebagaimana sudah menjadi keprihatinan bersama, sekarang ini adanya kecenderungan menurutnya perhatian baik unsur pemerintahan daerah maupun masyarakat terhadap lajunya pertumbuhan penduduk. Lonjakan pertambahan penduduk pada setiap tahunnya tentunya menambah beban pembangunan yang pada ujungnya menanti penyediaan lapangan kerja baru. Sementara selain mengalami kesulitan untuk memasuki lembaga-lembaga pendidikan akibat sulitnya memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, lembaga pendidikan juga belum berhasil memprogramkan pendidikan keterampilan serta wawasan keilmuan yang memungkinkan para peserta didik memasuki dunia persaingan baik secara lokal, regional maupun global.

Selain pendidikan yang selama ini disebut “umum” di depan kita juga dihadapkan kepada persoalan pendidikan keagamaan. Pada masa lalu rasanya tidak terlalu sulit untuk mencari guru agama yang melayani umat di perdesaan guna membantu mereka menyelesaikan urusan kewajiban kolektif (fardu kifayah) seperti urusan jenazah, ibadah dan lain sebagainya. Pada masa lalu kebutuhan tersebut dapat dipasok oleh lembaga pendidikan tradisional yang disebut pondok pesantren. Sayangnya, sekarang ini jumlah pondok pesantren yang mengajarkan ilmu-ilmu agama khususnya kitab kuning mengalami kemunduran yang menyedihkan baik kuantitas apalagi kualitasnya.

Bisa dibayangkan manakala masyarakat dalam waktu yang tidak lama lagi akan dihadapkan kepada kurangnya ulama ataupun pemuka agama yang memberikan santunan kerohanian kepada masyarakat sebagai akibat keterlambatan kita melakukan kaderisasi ulama. Kalaupun ada program kaderisasi hasilnya masih sangat minim belum menyentuh kawasan perdesaan kita yang demikian luas.

Akan tetapi tentunya, agenda-agenda pembangunan sebagaimana dikemukakan di atas tidak akan dapat berjalan manakala tidak didukung oleh penganggaran yang memadai. Mungkin kemampuan APBD belum mencukupi untuk mengatasi hal di atas, oleh karena itu Gubernur Sumatera Utara hendaknya dapat membangun jaringan lobby baik daerah, nasional maupun  global untuk menarik minat para pengusaha ikut mempromosikan program unggulan daerah. Di samping tentunya yang paling utama adalah menggali secara optimal segala potensi daerah serta menghindari sekuat mungkin terjadinya kebocoran anggaran.

Penentuan Prioritas

Langkah pertama Gubernur Sumatera Utara adalah memperkenalkan diri kepada publik segera setelah resmi menjabat, membangun kekompakan seluruh aparat untuk mendukung visi dan misi dan selanjutnya dengan keringat yang bercucuran terus menggerakkan pembangunan. Masyarakat menaruh harapan banyak kepada Gubernur yang baru karena itu sayang kalau ekspektasi masyarakat ini terbuang percuma.

Apalagi kita berkejaran dengan waktu karena pada tahun depan masyarakat telah disibukkan pula oleh perhelatan politik yang lebih besar yaitu pemilihan umum dan pemilihan presiden. Karena itu waktu yang tersedia amat pendek sementara persoalan yang akan dihadapi datang secara serentak. Oleh karena itu diperlukan kearifan dan juga ketegasan untuk menentukan prioritas pembangunan yang menjadi motor penggerak bergulirnya sektor-sektor lain.

* Penulis adalah Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Masa Kampanye Pemilu 2009 Sembilan Bulan

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 10, 2008

(MEDAN) – Pada pemilu legislatif 2009 partai politik akan memiliki masa kampanye selama sembilan bulan. Karena berdasarkan UU No 10/2008, kampanye dapat dilakukan tiga hari setelah calon peserta pemilu ditetapkan hingga masa tenang pemilu.

“Sangat dimungkinkan jika sesuai dengan jadwal masa kampanye akan dilakukan selama sembilan bulan. Karena menurut jadwal, penetapan nomor urut peserta pemilu pada 5 Juli 2008. Sedangkan masa tenang Pemilu pada 5 April 2009,” kata Ketua KPUD Sumut Irham Buana Nasution kepada wartawan melalui telefon, Selasa (6/5).

Irham menjelaskan, namun dalam masa waktu sembilan bulan itu, kampanye yang dapat dilakukan parpol hanya berupa pertemuan terbatas, tatap muka, kampanye di media massa cetak dan elektronik, penyebaran dan pemasangan alat peraga.

Sedangkan kampanye yang sifatnya berupa rapat umum atau pengerahan massa hanya dapat dilakukan selama 21 hari sebelum masa tenang atau dimulai setelah jadwal kampanye Pemilu 2009 ditetapkan.

Irham menambahkan, kemungkinan KPUD Sumut baru akan melakukan verifikasi faktual parpol pada Juni 2008. Sebab KPUD Provinsi dan kabupaten/kota masih harus menunggu KPU Pusat selesai verifikasi.

KPUD, jelasnya, akan melakukan verifikasi terkait penyebaran kelengkapan peralatan keorganisasian parpol peserta pemilu. Sebab menurut peraturan, parpol peserta pemilu harus tersebar di 2/3 provinsi dan kabupaten/kota. “Baik itu kelengkapan kepengurusan dan anggota maupun peralatan kesekretariatan seperti kantor,” katanya.

Menurut jadwal, KPU akan mengumumkan para parpol peserta pemilu yang lolos verifikasi pada 4 Juli 2008. Dan sehari setelahnya KPU akan menetapkan nomor urut parpol tersebut.

Pola Harus Diubah
Sementara itu pengamat politik Dadang Darmawan menilai jika parpol tidak ingin ditinggalkan masyarakat yang telah semakin kritis, maka dengan masa kampanye sembilan bulan yang diberikan tersebut, parpol harus mengganti pola kampanye mereka.

Sembilan bulan menurutnya akan lebih efektif jika dilakukan kampanye dengan cara menampung seluas-luasnya aspirasi masyarakat untuk dijadikan program parpol tersebut ke depan. Dia menambahkan, parpol juga harus lebih terbuka untuk dikritik jika ingin meyakinkan masyarakat

Ditulis dalam Tidak terkategori | 1 Komentar »

Syamsul Arifin Selebriti Politik yang Jujur dan Ikhlas

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 4, 2008

H Syamsul Arifin merupakan selebriti politik masa kini yang jujur dan ikhlas dalam mengabdikan diri pada masyarakat, bangsa dan negara. Jadi, cukup beralasan jika masyarakat kelas bawah sekali pun menaruh simpati untuk memilihnya, bahkan turut pula melakukan pergerakan secara diam-diam memenangkan pasangan “Syampurno” secara tradisional.

“Demikian kesimpulan yang diperoleh dari jajak pendapat yang dilakukan Pergerakan Barisan Reformasi di sejumlah kabupaten/kota. Dan Alhamdulillah, di kabupaten/kota dimaksud suara Syampurno menempati urutan pertama. Ini yang perlu kami laporkan kepada Bapak Gubsu dan Wagubsu terpilih,” sebut Advisor Pergerakan Barisan Reformasi, Zaidan BS didampingi koordinator lapangan Robert Situmorang dan sejumlah tokoh lainnya dalam pidatonya pada acara syukuran kemenangan Syampurno sekaligus pembubaran organisasi Pergerakan Barisan Reformasi di kediaman Asli Chan Jalan Denai Medan, kemarin malam.

Zaidan yang disebut-sebut Syamsul Arifin sebagai guru di bidang organisasi tersebut juga melaporkan, selain faktor kepribadian Syamsul Arifin, kerja ikhlas koalisi 11 parpol pengusung dan organisasi relawan cukup memberi kontribusi dalam mendongkrak Syampurno, hingga tidak saja mencapai persentase suara tertinggi, tetapi juga bisa menang satu putaran.

“Akan halnya parpol lain yang berkoalisi, mesin politik PKS cukup optimal berkerja. Para relawan PKS di lapangan dapat berkerja dengan semangat perjuangan yang tinggi dan tanpa pamrih. Ini laporan yang kami peroleh dari petugas lapangan kita yang bergerak dari 16 posko yang ada. Untuk itu melalui Pak Wagubsu terpilih, kami mengucapkan terima kasih dan rasa salut,” tambah Zaidan yang kemudian menyatakan karena tugas telah selesai, Pergerakan Barisan Reformasi dibubarkan.

Menurut Asli Chan yang juga salah seorang advisor, berdirinya Pergerakan Barisan Reformasi yang digerakkan dari kediamannya, bukan karena perintah siapa pun dan bukan karena ingin mendapatkan sesuatu dari Syamsul dan Gatot.

Melainkan sebagai wujud simpati fungsionaris yang terdiri dari aktivis HMI, mantan deklarator Partai Bintang Reformasi, jurnalis, angkatan 66 dan elemen pemuda lainnya yang mengenal betul kepribadian Syamsul dan Gatot.

Setelah dibubarkan, lanjut Asli Chan, fungsionaris berniat membentuk lembaga baru yang nantinya akan bertugas mendampingi Gubsu dan Wagubsu dalam merealisasikan program bagaimana rakyat tidak lapar, tidak bodoh, tidak sakit dan punya masa depan.

Sunatullah

Syamsul Arifin dalam sambutannya menyatakan, kemenangan Syampurno dalam Pilkada Sumut merupakan sunatullah (ketentuan Allah-red) yang harus disyukuri sekaligus ditanggungjawabi. Sebab menurutnya, hasil yang diperoleh di luar jangkauan akal manusia, karena sebelumnya banyak pengamat politik yang memprediksikan akan terjadi dua putaran, bahkan sebagian menyebutkan bukan pasangan Syampurno yang menang.

Menurut Syamsul, berbagai elemen yang berkerja termasuk Pergerakan Barisan Reformasi merupakan satu kesatuan yang memiliki cita-cita yang sama seperti yang dicita-citakan masyarakat, yakni menginginkan perubahan. “Karenanya, sekecil apa pun peran orang dalam memenangkan Syampurno, patut kita hormati,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsul menyatakan keheranannya terhadap gerakan yang dilakukan Asli Chan, Zaidan BS, Robert Situmorang, Syahrizal Pangemanan, M Yacub Syam, T Arifin, Ustadzah Yusro Jalil dan tokoh lainnya yang begitu gigih menjadi relawan Syampurno.

“Padahal, saya tidak pernah meminta, tidak pernah memberi harapan apalagi uang. Tapi itulah kesetiaan berteman namanya yang tidak pernah menjadikan materi sebagai tolok ukur,” ungkap Syamsul.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Syamsul Arifin Janji Tidak Akan Kecewakan Masyarakat Sumut

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Mei 4, 2008

H Syamsul Arifin, SE menyatakan tidak akan mengecewakan masyarakat Sumut yang telah mempercayakan dirinya setelah meraih suara terbanyak menjadi Gubsu periode 2008-2013 pada Pilgubsu 16 April lalu.

Syamsul yang masih menjabat Buapti Langkat mengatakan itu dihadapan ribuan warga di lapangan bola Desa Talun Kenas, Kec. STM Hilir, Kab. Deli Serdang, Minggu (27/4). ‘’Saya bersama Wakil Gubsu terpilih Gatot Pujo Nugroho, ST akan menjalankan tugas dan janji-janji pada saat kampanye lalu, terutama perbaikan ekonomi dan sarana infrastruktur di daerah ini,’’ tandasnya.

Acara silaturahmi masyarakat STM Hilir dengan Gubsu terpilih itu digagas pengusaha yang juga pembalap Musa Rijekshah (Ijek) bersama orang tuanya, H Anif Shah yang merupakan tokoh masyarakat, pemuda dan pengusaha. Hadir disitu Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, anggota DPRD Deli Serdang T Ahmad Thalaa, tokoh masyarakat Karo H Sulaiman Sembiring dan Johanes Sembiring serta undangan.

Pada acara silaturahmi itu sambut dikenakan pakaian adapt Karo dan diberi marga Sembiring. Kehadiran Syamsul di tengah-tengah masyarakat Talun Kenas dan sekitarnya itu disambut hangat

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »