Gubsu SYAMSUL ARIFIN SE

Gubernur Rakyat Sumatera Utara 2008-2013

Arsip untuk September, 2008

Gubsu: Bakti sosial terhadap orang tua harus berkelanjutan

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada September 25, 2008

MEDAN – Gubsu H. Syamsul Arifin, SE menginginkan, bakti sosial anak tentara dan anak veteran pejuang terhadap para orang tua dan pendahulunya harus berkelanjutan dan tepat sasaran. Karenanya Gubsu yang juga Ketua Dewan Paripurna Majelis Daerah (Mada) PPM Sumut ini menyatakan, mendukung sepenuhnya upaya yang akan dilakukan dalam pelaksanaan bakti sosial dimaksud.

Keinginan disampaikan Gubsu dalam bimbingannya pada acara buka puasa bersama Mada PPM Sumut yang dirangkai dengan pemberian bingkisan lebaran kepada sejumlah anggota Pepabri dan LVRI berserta elemennya dan juga kepada sejumlah anak yatim di Medan Club Jln Kartini Medan, Selasa (23/9).

Menurut Gubsu, bakti sosial dalam bentuk apa pun merupakan implementasi dari rasa syukur, simpati dan empati terhadap pihak-pihak yang semestinya mendapatkan perhatian yang mendalam. Dan semestinya pula bakti sosial dimaksud tidak hanya dilaksanakan dalam event-event tertentu, seperti pada bulan Ramadhan. Melainkan melalui program yang dikemas secara berkelanjutan dan sinergis.

Ketua Mada PPM Sumut H. Muhammad Idaham, SH, MSi menyatakan, hubungan harmonis yang sudah dibangun selama ini menjadi modal yang besar untuk ikut serta merealisasikan program Gubsu, yakni bagaimana rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan memiliki masa depan.

Mantan Kepala BKD Langkat yang saat ini bertugas di lingkungan kerja Pemprovsu ini juga menyatakan optimis, dengan terjaganya hubungan antara anak tentara dan anak veteran pejuang dengan para pendahulu dan pejuang bangsa ini, Insya Allah keberkahan dalam menikmati kemerdekaan RI yang sudah mencapai 63 tahun akan diperoleh bersama.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »

Gubernur: Pertamina Harus Koordinasi

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada September 7, 2008

Mengantisipasi Stok BBM

Mengantisipasi stok BBM untuk Ramadhan dan Idul Fitri ini, Gubernur Sumut H Syamsul Arifin SE meminta instansi vertikal, termasuk Pertamina, saling koordinasi, saling menghargai dan saling membutuhkan, demi terciptanya stabilitas di Sumut.

”Masalah BBM adalah masalah yang sensitif dan sangat berpengaruh terhadap stabilitas daerah. Sebagai Gubernur, saya harus tahu apa yang dibutuhkan di Sumatera Utara ini,” ujar Gubsu saat melakukan kunjungan mendadak ke kantor Pertamina Unit Pemasaran BBM dan Retail Sumatera Utara, di Jalan Yos Sudarso Medan, kemarin.

Kunjungan Gubsu yang didampingi Kepala Badan Infokom Provsu Drs Eddy Syofian MAP tersebut, dan diterima General Manager (GM) Pemasaran dan Retail Pertamina, B Trikora Putra itu, mempertanyakan kesiapan Pertamina dalam kesediaan stok BBM dan elpiji selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Pada kesempatan itu Gubsu juga mempertanyakan masalah konversi minyak tanah ke elpiji bagi rumah tangga.

Sementara GM Pemasaran dan Retail Pertamina melaporkan, posisi stok BBM Sumut dalam kondisi aman. Untuk premium, tersedia 26.881. 000 liter, solar 50.177.000 liter, minyak tanah 27.040.000 liter. Stok BBM tersebut tersedia di 5 depot yaitu instalasi Medan Grup, Depot Belawan, Kisaran, Sibolga, Pematangsiantar dan Gunungsitoli yang akan menyuplai 258 SPBU dan 200 agen minyak tanah.

Menyangkut stok elpiji, di Depot Pangkalansusu dan Lapangan Tandem sebanyak 1.114.000 kilogram yang akan disuplay ke 52 agen lapangan, dengan konsumsi rata-rata 160.000 kilogram per hari. Aftur tersedia 7.161.000 liter di depot pengisian pesawat udara.

Sementara program kompensasi minyak tanah untuk tabung 3 kilogram bagi rumah tangga, kata B Trikora Putra, sampai saat ini belum diberlakukan di Sumut. Program smart card yang merupakan program solusi penghematan subsidi BBM melalui pembatasan pembelian BBM di SPBU juga belum diberlakukan di Sumut.

Untuk penyaluran minyak tanah, lanjutnya, masih terus dilakukan Senin sampai Sabtu dan untuk hal tersebut Pertamina selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Dalam perbincangan tersebut Gubsu mengingatkan kepada Pertamina, meskipun laporan yang diterima secara teknis sudah baik, tetapi hal-hal non teknis perlu diantisipasi dan dicarikan solusinya. ”Jangan sampai program ini terkendala, yang bisa menyebabkan timbulnya keresahan di tengah masyarakat,” kata Gubsu.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »