Gubsu SYAMSUL ARIFIN SE

Gubernur Rakyat Sumatera Utara 2008-2013

JK: Kemandirian Ekonomi Jadikan RI Kuat

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juni 15, 2009

Yogyakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, bangsa Indonesia ke depan harus kuat dan hal itu bisa dicapai dengan semangat kemandirian ekonomi.

“Saya mengharapkan bangsa Indonesia ke depan menjadi bangsa yang kuat dan mandiri,” kata JK saat membuka Tanwir II Aisyiyah di Kampus Universitas Negeri Yogyakarta, Jumat (12/6).

Menurut Wapres kemandirian bangsa akan bisa diraih dengan semangat kemandirian, yakni semangat untuk selalu berusaha sendiri dan mencintai produk sendiri.

“Jangan belum apa-apa minta bantuan asing. Tidak, kita bisa sendiri. Saya yakin kita mampu,” ujarnya.

Wapres menjelaskan, saat ini bangsa Indonesia sudah terlambat dibandingkan dengan negara-negara lain dalam bidang ekonomi maupun lainnya. Untuk mengejar keterlambatan tersebut, tambah Wapres, maka dibutuhkan semangat kemandirian dan kerja keras.

“Ini semua harus lebih cepat. Kenapa harus lebih cepat? Karena kita sudah terlambat,” tegasnya.

Saat ini, tambahnya, Indonesia sudah tertinggal dari India, China, maupun Singapura. Indonesia, kata Wapres, hanya bisa bersaing dengan Vietnam. “Padahal kita mampu untuk mengalahkan mereka dengan kemandirian ekonomi nasional,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Wapres menjelaskan, kemandirian ekonomi bisa dimulai dari keluarga, karena ketahanan ekonomi keluarga akan mendukung ketahanan negara.

“Kita memiliki 33 propinsi, 500 kabupaten/kota, 7.000 kecamatan, 72 ribu kelurahan/desa dan ditopang oleh 50 juta keluarga. Jika 50 juta keluarga ini kuat, bangsa ini akan jadi kuat,” jelasnya.

Wapres juga menjelaskan bahwa semangat kemandirian sejalan dengan ajaran Islam. Islam, menurut JK, intinya adalah kemandirian melalui infak, shadaqah dan zakat.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>