Gubsu SYAMSUL ARIFIN SE

Gubernur Rakyat Sumatera Utara 2008-2013

Mega Nostalgia, SBY Prestasi, JK Evaluasi

Ditulis oleh pilihsyamsul di/pada Juni 26, 2009

Jakarta – Debat capres kedua dinilai lebih menarik daripada debat capres perdana. Dalam debat kali ini, Megawati Soekarnoputri terkesan nostalgia, Susilo Bambang Yudhoyono lebih menekankan pencapaian pemerintahannya, dan Jusuf Kalla mengevaluasi kebijakan pemerintahan.

“Malam ini adalah malam SBY-JK, kalau Mega hanya penonton,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Bima Arya Sugiarto, usai debat capres di studio Metro TV, Jakarta, Kamis (25/6)

Menurut dia, debat kali ini lebih menarik dari pada debat sebelumnya. Sebab, ada gagasan, retorika dan politik. “Yang istimewea adalah SBY meladeni serangan,” cetusnya.

Isu-isu yang ditampilkan malam ini, tutur dia, adalah isu-isu berat. Di antaranya, isu kebijakan impor serta perlindungan produk dalam negeri yang oleh JK dikemas denga mi instan sesuai iklan kampanye SBY. Namun, SBY tak mau kalah menangapi dengan taktis dan lugas.

“Bahwa mi instan yang saya (SBY) makan dari singkong,” terang Bima meniru perkataan SBY.

Yang menarik dari debat tersebut, papar Bima, hanya SBY dan JK. Jika JK lebih terlihat santai, rileks, dan lucu, SBY pun terlihat keluar dari gayanya. Sementara Mega masih beorientasi pada kepemimpinannya. “JK evaluatif, SBY lebih kepada pencapaiannya, dan Ibu Mega nostalgia,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>