Gubsu SYAMSUL ARIFIN SE

Gubernur Rakyat Sumatera Utara 2008-2013

MENGUBAH CITRA SUMUT

Kepemimpinan Gubsu baru di bawah H Syamsul Arifin mulai menggebrak. Salah satu peluang yang dilirik untuk mewujudkan visinya agar masyarakat “tidak sakit, tidak lapar dan tidak bodoh” tersebut tentunya adalah menarik sebanyak mungkin investor untuk mau berusaha dan menanamkan investasinya di Sumatera Utara.
Gubsu memberikan usaha yang sangat patut di apresiasi ketika menjadi salah satu pembicara di dalam The Business Rountable With The Government of Indonesia di Jakarta. Di dalam kesempatan yang mengumpulkan para pebisnis yang berinvestasi di berbagai bidang tersebut, Gubernur Sumatera Utara H. Syamsul Arifin menawarkan peluang investasi di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, industri pengolahan, pertambangan, jasa, dan pariwisata.
Forum tersebut memang sangat tepat untuk “menjual” Sumut karena dihadiri oleh sekitar 150 orang duta besar/perwakilan negara sahabat dan pengusaha asing (ekspatriat). Sebagaimana disampaikan oleh media ini, di pertemuan tersebut Gubsu memberikan jaminan keamanan serta kemudahan pelayanan perizinan dengan membentuk Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk perizinan dan non perizinan yang akan mulai operasi tahun 2009 mendatang.
Menariknya, statement Gubernur yang kita kutip ulang di sini adalah “Di bawah kepemimpinan saya, orientasinya adalah mempermudah pelayanan dengan motto ‘Kalau bisa dipermudah, mengapa dipersulit,” kata Gubernur. Ini adalah sebuah pernyataan yang merupakan upaya mengubah citra Sumut yang sering dipelesetkan sebagai “Semua Urusan Mesti Uang Tunai” alias sogok dan kalimat lain bahwa “kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah.”
Memang investasi dalam musim paceklik global seperti sekarang ini memang sangat membutuhkan pengelolaan yang penuh kreativitas. Kalau kita melihat situasi sekarang ini, banyak pemodal justru menahan diri dari upaya membuka investasi baru sampai dengan situasi membaik.
Banyak orang menganggap ini merupakan situasi buruk. Tetapi kalau menggunakan logika lain, kelihatannya ada peluang besar karena justru dengan demikian negara tujuan investasi harusnya semakin terbatas. Dan Indonesia, adalah tujuan yang dilihat dari populasinya memang sangat memadai untuk melemparkan produknya.
Pada posisi inilah kita melihat Sumatera Utara dalam kacamata global. Aksi Gubernur menawarkan Sumatera Utara benar-benar merupakan langkah yang sesuai dengan kesempatan tadi. Sebab masih sangat banyak potensi yang bisa dituai dari berbagai sumber daya yang ada di Sumatera Utara. Sebagaimana disebutkan oleh Gubernur, mulai dari sektor pertanian dan perikanan meliputi perdagangan komoditi, budidaya dan pembibitan, agro industri dan agro tourism, juga sektor peternakan meliputi produksi daging, pembibitan, penggemukan, rumah potong hewan dan industri pengolahan hasil peternakan. Masih ada potensi lain di bidang kehutanan mencakup perdagangan komoditas hasil hutan, pembibitan, hutan tanaman industri, industri pengolahan hasil hutan, dan wisata alam. Bahkan Gubsu juga menawarkan investasi di bidang pertambangan, infrastruktur, bahkan kesehatan.
Kita menyambut baik ekspos Gubernur ini. Tetapi kita berharap bahwa pembenahan dari dalam juga dilakukan. Investasi dari luar akan berhadapan dengan sistem dan mekanisme birokrasi yang kita harap juga siap dan memperbaharui diri di dalam segala aspek, supaya kalau ada investasi memang terwujud proses yang memudahkan para investor. Langkah nyata dari peluang ini harus terus dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>